OKU Timur, Kiri Media – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., menghadiri kegiatan senam sehat bersama insan pendidikan yang digelar di SMP Negeri 1 Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kamis (22/1/2026).
Mendikdasmen hadir didampingi Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, ST, MT, MM. Keduanya mengikuti rangkaian senam bersama para peserta yang terdiri dari tenaga pendidik dan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 500 peserta, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga siswa-siswi dari jenjang TK/PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin, S.Pd., MM, Kepala Balai Guru Penggerak Sumatera Selatan Ohorela Ema, serta Kepala Balai Bahasa Sumatera Selatan Desi Ari Presanti.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya kesehatan fisik sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Menurutnya, proses pembelajaran yang efektif memerlukan kondisi jasmani yang baik, baik bagi guru maupun peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga tentang kesehatan. Guru yang sehat dan siswa yang bugar akan lebih siap dalam proses belajar dan mengajar,” ujar Abdul Mu’ti.
Bupati OKU Timur Lanosin mengatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan. Ia menilai kehadiran Mendikdasmen memberikan penguatan bagi para pendidik di daerah.
“Kami berkomitmen mendorong peningkatan mutu pendidikan di OKU Timur. Kehadiran Mendikdasmen menjadi dorongan bagi guru dan kepala sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” kata Lanosin.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OKU Timur Wakimin menjelaskan bahwa kegiatan senam sehat ini menjadi salah satu sarana membangun kebersamaan antarunsur pendidikan, sekaligus momentum untuk memperkuat perhatian terhadap kesehatan di lingkungan sekolah.
Kegiatan diakhiri dengan dialog singkat antara Mendikdasmen dengan para guru serta siswa, serta sesi foto bersama.
Redaksi

Discussion about this post