KiriMedia
  • Berita
  • Politik Rakyat
  • Ekonomi & Sosial
  • Lingkungan
  • Hak Asasi
  • Budaya & Lifestyle
  • Opini
  • Komunitas
  • Berita
  • Politik Rakyat
  • Ekonomi & Sosial
  • Lingkungan
  • Hak Asasi
  • Budaya & Lifestyle
  • Opini
  • Komunitas
No Result
View All Result
KiriMedia
No Result
View All Result

Lomba Masak Ikan di Tengah Penghematan Anggaran, Pemkab OKU Timur Bikin Warga Geleng-Geleng

Warga Pertanyakan Prioritas, Pemerintah Kabupaten OKU Timur Gelar Lomba Masak Ikan di Tengah Efisiensi Anggaran

by redaksi
4 Desember 2025
in Berita, Komunitas
Home Berita

OKU Timur, Kiri Media – Ketika pemerintah daerah sedang rajin bicara soal efisiensi anggaran dan penghematan belanja, publik OKU Timur justru disuguhi sebuah kegiatan yang cukup meriah, Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten dalam rangka Hari Ikan Nasional 2025. Digelar di halaman Rumah Dinas Bupati OKU Timur pada Rabu, 3 Desember 2025, acara ini diangkat dengan tema besar, “Protein Ikan Untuk Generasi Emas 2045.”

Dalam logika seremonial pemerintahan, rupanya perjalanan menuju generasi emas bisa dimulai dari wajan panas, bumbu lengkap, dan plating yang instagramable.

Acara ini dihadiri barisan pejabat lengkap: Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., perwakilan Kejari, Polres, Kodim, Pj Sekda, para kepala OPD, camat se-kabupaten, hingga Ketua TP PKK Kecamatan. Suasana pun terasa seperti gabungan antara rapat koordinasi pembangunan daerah dan festival kuliner yang kebetulan punya juri ahli gizi dan chef hotel.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes menegaskan pentingnya konsumsi ikan melalui pernyataan yang harus dicatat apa adanya :

“Pemerintah mendorong untuk membuat program secara nasional gemar makan ikan, ini mendukung pemanfaatan pangan lokal, kita ketahui Kabupaten OKU Timur paling banyak produksi ikan yang dapat menurunkan angka stunting.”

“Saya mengajak seluruh pihak untuk mensosialisasikan gemar makan ikan terutama untuk anak-anak usia 0-6 tahun.”

“Beberapa inovasi yang saya buat melalui PKK alhamdulillah dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten OKU Timur.”

“Kegiatan lomba masak serba ikan hari ini menjadi salah satu langkah kongkrit dari Dinas Perikanan dan Peternakan dalam mengedukasi ibu-ibu…”

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya… semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk menciptakan generasi emas 2045.”

Dari pidato itu, jelas bahwa ikan diangkat bukan sekadar lauk, tapi simbol perjuangan menekan stunting dan bagian dari puzzle besar menuju 2045. Walaupun, bagi sebagian warga, seremonial sehari tetap belum otomatis menjawab persoalan gizi jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Yuni Haryanto, S.ST., M.M. memberikan laporan lengkap :

“Kegiatan lomba masak serba ikan tingkat Kabupaten tahun 2025 ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan…”

“Telah melaksanakan sosialisasi gemarikan dengan membagikan 700 paket olahan ikan kepada balita dan anak-anak sekolah…”

Peserta lomba adalah 20 tim dari TP PKK kecamatan, dengan kategori menu keluarga, menu balita, dan kudapan/snack.

Dewan juri berasal dari DWP, TP PKK, ahli gizi, dan Chef The Zuri Hotel Baturaja.

Rangkaian kegiatan berjalan rapi dan fotogenik, pengguntingan pita, peninjauan stand, hingga sesi penentuan juara.

Namun di luar arena lomba, komentar warga memperkaya suasana dengan nada campur aduk antara dukungan, harapan, dan sindiran manis khas masyarakat.

Seorang ibu rumah tangga di Martapura, Mastoh, berkomentar dengan nada lucu tapi pedas, “Bagus sih kalau soal gizi ikan. Tapi kalau tiap tahun ceritanya lomba lagi, lomba lagi, kita jadi bertanya, kapan program yang bikin ikan jadi lebih murah di pasar?”

Seorang pedagang sayur di Belitang Mulya, Pinse, ikut menambahkan, “Yang ikut ibu-ibu PKK, kami cuma nonton dari jauh. Yang penting jangan sampai anggaran untuk acara sehari itu lebih mahal dari harga ikan yang kami beli sebulan.”

Ada pula warga yang melempar komentar jujur penuh harapan, “Kalau lomba masak bisa langsung bikin stunting turun, mari kita adakan tiap minggu. Tapi kan nggak begitu. Kami butuh program yang berkelanjutan.”

Di sisi lain, ada juga yang tetap mendukung, “Asal ada penyuluhan rutin, bantuan untuk pembudidaya ikan, atau program yang menyentuh keluarga, ya bagus. Lomba boleh, tapi jangan berhenti di lomba,” ujar Dian Bahrial, warga Martapura.

Ragam komentar ini menegaskan satu hal, warga tidak anti-edukasi gizi, tapi ingin kegiatan seremonial disertai program nyata yang berkelanjutan. Bukan hanya wajan panas sehari, tapi perubahan konsumsi yang terasa sampai dapur rumah.

Pada akhirnya, lomba masak serba ikan ini memang sukses, setidaknya sukses menegaskan bahwa di OKU Timur, meski anggaran sedang berdiet, kegiatan seremonial tetap menemukan jalannya. Menu yang dipertandingkan mungkin beragam, tetapi pertanyaan publik tetap satu, apakah kegiatan ini berdampak jauh, atau hanya sedap sesaat seperti ikan goreng baru matang?

Redaksi

Tags: Efisiensi APBDLomba Masak Ikan OKU TimurOKU TimurPemerintah Kabupaten OKU TimurPenghematan Anggaran Daerah
ShareSend

Discussion about this post

Artikel Popular

  • Dari Rambusa ke Jakarta: Dua Siswi SMP OKU Timur “Menyeduh” Prestasi Nasional dari Daun Liar

    Dari Rambusa ke Jakarta: Dua Siswi SMP OKU Timur “Menyeduh” Prestasi Nasional dari Daun Liar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dunia Pendidikan OKU Timur Raih Prestasi Internasional di WICE 2025 Malaysia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tenaga Kesehatan, Anak Tiri ASN OKU Timur dalam Skema TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terancam Dirumahkan, Ratusan Penyuluh Pertanian OKU Timur Menjerit di Tengah Regulasi ASN Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyalakan Terang dari Sekolah Sederhana, Ketulusan Guru OKU Timur yang Menginspirasi Provinsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
KiriMedia

© 2025 KIRI.MEDIA

Navigasi Situs

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Berita
  • Politik Rakyat
  • Ekonomi & Sosial
  • Lingkungan
  • Hak Asasi
  • Budaya & Lifestyle
  • Opini
  • Komunitas

© 2025 KIRI.MEDIA